Ditanah terjadi 3 reaksi secara bersamaan, yaitu reaksi fisik, reaksi biologi dan reaksi kimia. pH (kemasaman) tanah sangat terkait dengan reaksi kimia dari ion Hidrogen (H+). pH tanah berkisar 1 -14, dimana pH 1 = sangat masam sekali, dan pH 14 = sangat basa sekali. Sebagian besar tanaman tumbuh dan berkembang secara optimal pada pH 6 – 7.
Q: Kenapa pH 6 – 7?
A: Karena di pH 6 – 7, ketersediaan unsur hara makro (N, P, K, Ca, Mg) dan unsur hara mikro (Fe, Mn, Zn, Cu) berada pada kondisi optimum untuk diserap akar tanaman.
Q: Apakah itu berarti dipH <6 atau pH >7, ketersediaan hara makro dan hara mikro tidak optimal bagi tumbuh kembang tanaman?
A: Betul sekali.
Ketika pH <6, maka unsur hara makro bereaksi secara kimia dengan ion Hidrogen, sehingga tidak tersedia bagi tanaman.
Begitu juga ketika pH >7, maka unsur hara mikro tidak tersedia bagi tanaman.
Gambar berikut memperlihatkan batas pH optimal untuk ketersediaan hara bagi tanaman.

Kisaran pH agar unsur hara tersedia optimal bagi tanaman:
~ N – Nitrogen = pH 6 – 8
~ P – Phosphorus = pH 6,25 – 7,5
~ K – Potassium = pH >6
~ S – Sulphur = pH >6
~ Ca – Calsium = pH 7 – 9
~ Mg – Magnesium = pH 7 – 8,5
~ Fe – Iron = pH <6
~ Mn – Manganese = pH 5 – 6
~ B – Boron = PH 5 – 7
~ Cu & Zn = pH 5 – 7
~ Mo – Molybdenum = pH >7
Diluar kisaran pH diatas, maka unsur hara terikat di partikel tanah, tidak tersedia dilarutan tanah atau tidak tersedia bagi tanaman.
Q: Bagaimana cara mengecek pH tanah?
A: Pakai pH meter portable.

Info tentang alat pH meter ini dapat di cek pada link dibawah ini.
https://youtu.be/RY50GG3Yc8k?feature=shared
Kesimpulan:
Untuk mendukung tumbuh dan kembang tanaman, maka syarat utama adalah cek pH (kemasaman) tanah. Beri perlakuan tertentu agar pH tanah berada dikisaran optimal yaitu pH 6 – 7.




