GEJALA TANAMAN TERINFEKSI GANODERMA

1. Gejala visual adalah LAYU menyeluruh seperti kekurangan air dan hara.

2. Sedikitnya 3 daun tombak tidak membuka sempurna, daun hijau pucat (klorosis) atau kekuningan kusam tidak mengkilat.

3. Pelepah-pelepah terbawah menguning mulai dari ujung menuju pangkal, mengering berwarna coklat (nekrosis).

4. Pada tanaman muda, daun yang mengering tetap pada posisinya, sedangkan pada tanaman dewasa atau tua, pelepah patah dan menggantung disekeliling batang seperti bentuk rok wanita.

5. Terbentuk badan buah jamur Ganoderma pada pangkal batang atau pangkal akar, mula-mula hanya sebesar kancing baju berwarna putih dan berkembang membentuk lempengan horizontal dengan permukaan atas keras coklat, sedangkan permukaan bagian bawah putih kelabu dengan banyak pori halus yang menghasilkan basidiospora.

Tanaman sawit akan mati dalam 6 – 12 bulan kedepan apabila gejala yang sudah diketahui tidak ada tindakan penanggulangan. Banyak tanaman sakit tumbang sebelum badan buah jamur Ganoderma terbentuk, terutama pada tanaman muda seperti gambar berikut :

Jaringan batang dan akar yang terinfeksi berwarwa kuning kecoklatan, selanjutnya menjadi rapuh dan pipih bila dipegang seperti pada gambar berikut :

Pada tanaman yang sudah terinfeksi dengan gejala diatas, maka sebelum mati atau tumbang tetap menghasilkan tandan buah tetapi jumlah nya sudah jauh berkurang dibandingkan tanaman yang masih sehat.

Pola sebaran penyakit tidak beraturan tetapi tanaman sehat cenderung berkelompok menjadi beberapa pohon, namun jika salah satu pohon terserang dalam katagori berat atau bahkan tumbang, maka ada kecenderungan tanaman disekelilingnya juga kena serangan yang pada akhirnya akan mati dan tumbang seperti gambar dibawah :

Pohon ini terlihat sehat, tapi pangkal batang bawahnya sudah keropos karena Ganoderma, walaupun belum terbentuk badan buah jamur seperti gambar berikut :