Pasca pelatihan SDMPKS ada tuntutan moral untuk melihat perbaikan pengelolaan kebun dari alumni peserta pelatihan yang menunjukkan dampak pelatihan dilapangan. Hal ini mendasari program Safari Sawit oleh Best Planter Indonesia (BPI) yang akan dilakukan bulan Oktober – Desember 2025.

Safari Sawit BPI tahap 1 sudah dilakukan pada hari senin – rabu, 6 – 8 Oktober 2025. Kegiatan dimulai dengan silaturahmi dengan Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan pada Senin pagi, dan sorenya silaturahmi dengan Dinas Perkebunan Kabupaten Musi Banyuasin (MUBA). Hari Selasa pagi lanjut dengan silaturahmi ke KUD Sumber Tani Mandiri di Desa Sumber Sari, Kec. Tungkal Jaya, Kab. MUBA. Selasa siang silaturahmi dengan KUD Mandiri Jaya Makmur di Desa Banjar Jaya dan Desa Srimulyo, Kec. Bayung Lencir, Kab. MUBA. Rabu pagi lanjut ke KUD Tunas Mekar Inti di Desa Nusa Serasan, Kec. Sungai Lilin, Kab. MUBA. Rabu siang silaturahmi ke KPKS Suka Rezeki di Desa Sumber Rezeki dan Desa Bukit Jaya, Kec. Sungai Lilin, Kab. MUBA. Rabu sore silaturahmi ke KUD Bakti Mulya di Desa Cipta Praja, Kec. Keluang, Kab. MUBA.

Dalam moment reuni dan silaturahmi ini, Tim BPI mengisinya dengan pemetaan kelas produksi kebun (kelas ketersediaan buah dipokok sawit), pemetaan kelas pemanenen kebun (panen sampai evakuasi buah), dan sosialisasi bahaya Ganoderma bagi perkebunan sawit, khususnya yang baru replanting. Dari pemetaan kelas produksi dan kelas pemanenan ini kita bisa menilai kondisi kebun minimal 63% kelas S1, minimal 27% kelas S2 dan maksimal 10% kelas S3. Hal ini menunjukkan pengelolaan produksi dan pemanen sudah baik yaitu 90% sesuai standar (penjumlahan kelas S1 dan S2).

Pengurus koperasi dan anggota koperasi merasa senang sudah dikunjungi dan diberikan edukasi seputaran pengelolaan kebun sawitnya. Mereka berharap lebih banyak lagi para pihak yang datang untuk memberikan bimbingan dan pendampingan. Program Safari Sawit BPI ini membawa dampak positif bagi koperasi dan anggotanya, sekaligus memberikan semangat dan dorongan moral untuk terus bergerak maju bersama – sama. Dukungan pemerintah untuk program pendampingan pekebun sawit perlu segera direalisasikan.

Best Planter Indonesia akan melanjutkan Safari Sawit ini ke koperasi yang pernah menjadi alumni pelatihan BPI, baik yang berada di provinsi Sumatera Selatan, di provinsi Riau maupun di provinsi Sumatera Barat. Semoga program ini menjadi  aksi nyata BPI dalam memajukan Perkebunan Sawit Indonesia, khususnya Perkebunan Sawit Rakyat.

Bagikan Artikel Menarik Ini, Pilih Platform Anda!

MANAJEMEN WAKTU
SAFARI SAWIT TAHAP 2 BPI, CIKAL BAKAL PENDAMPINGAN PEKEBUN DAN KOPERASI SAWIT