Pola penyebaran penyakit yang paling utama adalah didalam tanah melalui kontak akar tanaman yang sehat dengan akar yang sakit atau dengan sumber infeksi seperti tunggul kayuan baik ex hutan, karet, kelapa dan kelapa sawit. Kondisi ini menyebabkan tidak mudah diketahuinya posisi infeksi sehingga pengobatan di titik infeksi tidak akan bisa dilaksanakan.