Asisten adalah seorang pimpinan proyek kerja dikebun. Ada sebuah target kerja yang harus dicapai, bukan diselesaikan. Baik itu target produksi, taget pemupukan, target pengendalian gulma, target tanam dan aktivitas kerja lainnya. Ada sejumlah sumberdaya yang terlibat didalamnya, dan ada sejumlah dana yang harus dikelola.

Dibawah pimpro Asisten, ada 17 orang mandor dan krani yang siap membantu, dan ada 70 orang pekerja sebagai pelaksana lapangan untuk kerja panen dan rawat. Jumlah orang ini belum termasuk anak – anak balita dan usia sekolah diperumahan. Selayaknya pimpro Asisten ini menyandang status seorang Kepala Desa yang mengelola warganya dan bertanggung jawab pada negara (dalam hal ini perusahaan).

Selain karyawan, pimpro Asisten juga bertanggung jawab mengelola aset perusahaan, baik aset biologis (tanaman sawit) maupun aset fisik (bangungan, kendaraan, peralatan dan perlengkapan kerja, mesin air dan listrik dll). Secara total nilai aset untuk 1 afdeling seluas 700 Ha mencapai 50 milyar (CTM). Untuk afdeling yang sudah produksi (status TM), potensi income per tahun mencapai 14 milyar. Sebuah nilai yang fantastis untuk dikelola.

Berdasar kondisi diatas, seorang lulusan kampus D4 atau S1 akan dipercaya perusahaan untuk memimpin sebuah Afdeling. Pastinya terjadi sebuah shock mental dan shock pikiran. Sewajarnya perlu pembekalan khususnya untuk kebulatan tekad sebelum terjun ke medan perang. Kegagalan proses rekrutmen perusahaan adalah ketika 7 hari pertama sampai dikebun, calon Asisten tadi sudah mematok waktu berapa lama saya harus ada dikebun.

Untuk urusan kebulatan tekad, wajib 99% sebelum berangkat ke kebun, dimana 1% adalah kondisi manusiawi dari shock mental dan shock pikiran. Lulusan kampus sebagai calon Asisten dikirim ke lembaga diklat karakter dan sikap mental untuk mengunci kebulatan tekadnya. Pembekalan terkait kebulatan tekad yang dilakukan pihak diklat dengan berbagai tekniknya akan lebih mudah diterima peserta dibandingkan pembekalan oleh internal perusahaan yang mau tidak mau harus dijalani peserta. Unsur keterbukaan menjadi kunci dalam keberhasilan program pembekalan ini.

Best Planter Indonesia (BPI) siap untuk menjadi partner perusahaan dalam program PAU fresh graduate ini.

Gambaran materi program PAU Fresh Graduate

Materi PelatihanPAU Komplit
1. Bintalfisdis7 hari
2. Change Mindset – Kebulatan Tekad Planter.3 hari
3. Karakter dan Sikap Mental Planter – Sanggup menjadi Pemimpin Muda Karismatik dan Tahan Banting.4 hari
4. Kompetensi Dasar Asisten sebagai Pimpinan Proyek Kebun (Panen, Perawatan, Bibitan, Pembukaan Lahan dll).4 hari
18 hari

Keterangan : materi pelatihan dan lama waktu bisa disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.

Calon Asisten Kebun yang telah mengikut program PAU Fresh Graduate ini telah memiliki mental baja ketika datang ke kebun. Artinya, seberapa berat dan seberapa unik kondisi yang dihadapi dilapangan nanti, mereka akan tetap maju karena dalam keyakinan mereka, inilah jalan hidup terbaik yang menjadi PILIHAN saya.

 

Untuk informasi selengkapnya mengenai program ini dapat WA ke 0812-1997-193 (dito) atau email ke bpi@bestplanterindonesia.com.