Seminar “PENCAPAIAN PRODUKSI LAHAN MARGINAL 25 TON/HA BUKAN LAGI HAL MUSTAHIL” .

Home/Sawit/Seminar “PENCAPAIAN PRODUKSI LAHAN MARGINAL 25 TON/HA BUKAN LAGI HAL MUSTAHIL” .
Loading Event
This event has passed.

Perusahaan sawit yang melakukan pengembangan diatas tahun 2005 akan mendapati kondisi lahannya sebagian Marginal, bisa berupa lahan berbukit, bisa lahan rendahan, bisa lahan berpasir maupun lahan berbatu (bersolum dangkal). Dan sayangnya, lahan ini klo dilepas tidak masuk HGU, maka luasan lahan sisanya menjadikan kebun kurang ekonomis untuk kedepan membangun PKS.

Nasi sudah menjadi bubur…

Jika produksi lahan marginal tidak sampai 20 ton/ha/tahun, lahan ini hanya menjadi beban kebun. Tentu manajemen harus mengupayakan produktivitasnya naik SECEPAT MUNGKIN.

Cara – cara biasa yang dilakukan dilahan normal tidak mempan lagi diterapkan dilahan Marginal. Perlu sentuhan teknologi perkebunan terkini.

Opportunity cost naik produksi dari 20 ton/ha menjadi 25 ton/ha, untuk kebun seluas 1000 Ha berarti extra income sebesar 7,5 Milyar (harga TBS diasumsikan Rp 1500/kg).

Sangat layak untuk dipertimbangkan Manajemen Kebun.

Bubur pun jika diolah dengan cara yang tepat bisa menghasilkan Bubur Ayam yang enak.

Penerapan Teknologi menjadi suatu Keharusan.

 

Materi Pelatihan :

  1. Tinjauan Ekonomis Usaha Sawit Dilahan Marginal.
  2. Potensi Genetis vs Potensi Areal Normal vs Potensi Lahan Marginal, Seberapa Besar Deviasinya ?
  3. Alternatif Penerapan Teknologi untuk Peningkatan Produksi Dilahan Marginal.
  4. Benckmark Hasil Penerapan Teknologi Dilahan Marginal dan Analisa Biaya.
  5. Penyebab Kegagalan Pengelolaan Kebun di Lahan Marginal.

 

PESERTA SEMINAR

Peserta seminar adalah petani pekebun, pegusaha agribisnis, Asosiasi-asosiasi kelapa sawit, dan tenaga edukasi perkebunan sawit.

 

INFORMASI & RESERVASI :
0812 1341 8120 (Sigit Prasetyo)
0812 1997 193 (Friyandito)
bpi@bestplanterindonesia.com