CACING “MATA RANTAI EMAS” DARI EKOSISTEM TANAH YANG PUTUS DI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT

/, Umum, Upcoming Events/CACING “MATA RANTAI EMAS” DARI EKOSISTEM TANAH YANG PUTUS DI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT
Loading Event
This event has passed.

Pendahuluan

Keberadaan cacing dalam ekosistem berperan sebagai agen pelapukan sampah organik dan mengeluarkan sekresi / kotoran yang sangat bermanfaat bagi tanaman. Peran cacing ini tidak tergantikan oleh organisme lain, bahkan oleh teknologi pengomposan terbaru sekalipun.

Secara sederhana, indikator tanah yang subur dan “tanah yang sehat” dapat dilihat dari seberapa banyak kandungan cacing per meter persegi. Hal ini sudah menjadi pemahaman turun menurun. Sayangnya, penggunaan indikator ini tergeser dengan metode penentuan laboratorium yang dianggap lebih akurat, tapi tidak bisa melihat secara komprehensif.

Coba saja buktikan keberadaan cacing dilahan sawit !
Jika ditemukan cacing dengan jumlah sedikit, berarti lahan perkebunannya sudah mulai terdegradasi, menurun daya dukungnya untuk tumbuh kembang tanaman. Tidak heran, tanaman sawitnya kurang jagur, dan produksi TBS nya dibawah potensi genetis. Jika pun dipaksa, harus menambahkan banyak agro input kedalam tanah.

Dalam seminar ini, dibahas mengenai mata rantai emas keberadaan cacing dan pengaruhnya terhadap pertumbuhan vegetatif dan generatif tanaman sawit.

Materi Seminar:

1. Keberadaan cacing tanah sebagai indikator keseimbangan ekosistem dan degradasi lahan.

2. Kehidupan cacing tanah dan kotorannya yang ajaib

3. Identifikasi dan menghitung populasi cacing dikebun sawit.

4. Teknis mengundang cacing tanah dikebun sawit dan mempertahankan keberadaannya.

5. Sinergi cacing tanah dengan bakteri, jamur dan mikroba tanah di daerah perakaran dan peranannya dalam pengendalian ganoderma.

6. Pengaruh kotoran cacing terhadap pertumbuhan vegetatif dan generatif tanaman sawit. 

 

Pembicara Utama:

Dr. Ir. Ni Luh Kartini, MS.

– PAKAR CACING TANAH UNIV. UDAYANA – BALI

Dr. Ir. Darmono Taniwiryono, M.Sc.

– AHLI PATOLOGI KELAPA SAWIT